Ming. Jun 23rd, 2024

BABINSA KORAMIL 0201-14/PB PANTAU PERKEMBANGAN SITUASI PMK


Demi mengantisipasi merebak nya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Kec Namo Rambe, seluruh Babinsa Koramil 0201-14/PB di haruskan untuk sering hadir di wilayah Desa Binaannya untuk berkomunikasi dengan seluruh elemen warga Desa, agar bisa memonitor setiap perkembangan situasi terkait dengan penyebaran PMK pada hewan ternak.

Babinsa Koramil 0201-14/Pancut Batu Sertu Bambang kembali melaksanakan Komsos di wilayah Desa Namo Mbaru, Kec. Namo Rambe. Senin (27/06/2022).

Guna memonitor perkembangan situasi terkait dengan merebak nya Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak yang memiliki kuku belah. Pada hari ini Babinsa Koramil 0201-14/PB Sertu Bambang melaksanakan Komsos dengan menyambangi beberapa orang Perangkat Desa Namo Mbaru untuk mengajak mereka agar selalu aktif memonitor seluruh hewan ternak milik warga Desa, khususnya hewan ternak yang berkuku belah seperti sapi, kerbau dan juga kambing.

“Saat ini penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak sudah semakin meluas, dan bahkan juga mungkin sudah terjadi di wilayah Kec. Namo Rambe.

“Kita seluruhnya wajib mewaspadai dan mengantisipasi agar hal tersebut tidak sampai terjadi di Desa kita ini. Selaku Babinsa, saya mengajak seluruh Perangkat Desa Namo Mbaru untuk lebih aktif lagi dalam memonitor kondisi seluruh hewan ternak berkuku belah yang ada di wilayah Desa kita ini.

“Mana kala ada di temukan gejala PMK tersebut, agar segera kita laporkan ke UPT Pertanian dan Peternakan Kec Namo Rambe guna di lakukan penanganan selanjut nya.” Jelas Sertu Bambang.

Hingga saat ini seluruh hewan ternak milik warga yang ada di Desa Namo Mbaru masih dalam kondisi sehat dan baik, serta tidak ada memiliki gejala Penyakit Mulut dan Kuku seperti yang telah terjadi di berbagai tempat.

Namun begitu, kami dari Pemerintah Desa juga terus mengingatkan kepada pemilik hewan ternak tersebut agar selalu memperhatikan kondisi kandang dalam keadaan bersih dan terawat dengan baik, serta selalu menyediakan pakan yang cukup untuk kebutuhan hewan ternak nya.” ujar Bapak Albertus Tarigan, salah seorang Kepala Dusun di Desa Namo Mbaru.

Melalui tindakan dan langkah antisipasi maksimal dari seluruh Pemerintah Desa beserta Babinsa, di harapkan Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak berkuku belah tidak sampai terjadi atau pun menyebar luas di wilayah Desa Namo Mbaru. Sehingga seluruh warga Desa yang memiliki hewan ternak bisa terus memelihara dan mengembangbiak kan hewan ternak nya tanpa khawatir akan terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *