Sab. Jun 15th, 2024

BABINSA KORAMIL 0201-14/PB DAMPINGI KEGIATAN PENERTIBAN DI EKS TPA NAMO BINTANG.

Demi mengurangi polusi udara yang terjadi akibat banyak nya asap yang di hasilkan dari proses pembakaran sampah di Eks TPA Namo Bintang, pada siang hari ini (23-06-2022) telah di laksanakan Tindakan Penertiban yang di lakukan oleh Staf Trantib Kec Pancur Batu bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan, dengan menggunakan 1 unit alat berat jenis Buldozer.

Hal tersebut di lakukan karena lokasi Eks TPA Namo Bintang tersebut berada di wilayah Kec Pancur Batu, namun sejak dahulu ketika Eks TPA Namo Bintang tersebut masih di gunakan, sebagian besar sampah yang di buang di tempat tersebut berasal dari wilayah Kota Medan. Sehingga tentu nya di perlukan kolaborasi dan kerjasama dalam menertibkan Eks TPA tersebut yang selama ini telah di gunakan oleh sekelompok orang untuk membuat pupuk kompos dari bekas pembakaran sampah.

“Akibat dari pembakaran sampah yang di lakukan secara terus menerus oleh sekelompok orang di Eks TPA Namo Bintang ini, telah menimbulkan polusi udara berupa asap yang di timbulkan dari proses pembakaran sampah tersebut. Sekelompok orang ini terus melakukan kegiatan tersebut untuk menghasilkan pupuk kompos, namun berakibat pada polusi asap yang selama ini sudah di keluhkan oleh masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi Eks TPA Namo Bintang ini. Karena hal tersebut, pada hari ini bersama instansi terkait kita lakukan Penertiban terhadap aktifitas sekelompok orang yang selama ini membakar sampah untuk membuat pupuk kompos.” ujar Babinsa Koramil 0201-14/PB Sertu JA Saragih di sela sela kegiatan Penertiban di lokasi Eks TPA Namo Bintang siang hari tadi.

Selain di hadiri oleh Babinsa Koramil 0201-14/PB Sertu JA Saragih, kegiatan Penertiban di lokasi Eks TPA Namo Bintang siang hari tadi juga di hadiri oleh Kabid Pengelola Persampahan Dinas Kebersihan Kota Medan Bapak Bahrudin, Kasi Trantib Kec Pancur Batu Bapak Fajar Tambunan, S.STP, Kepala Desa Namo Bintang Bapak Ridwan, Kepala Desa Baru Bapak Stevanus Tarigan, SE dan juga Perwakilan masyarakat yang beraktifitas sebagai pembuat pupuk kompos. (14/PB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *